Lewati ke konten utama

Diskon 100% — Gunakan kupon COBA100 selama masa pengembangan aplikasi, untuk info silakan Join Komunitas

Cara Mengelola Pesanan & Pengiriman agar Cepat dan Hemat

Tim Gurita Market 26 April 2026 9 menit baca
Cara Mengelola Pesanan & Pengiriman agar Cepat dan Hemat

Ketika seorang pembeli membuka halaman produk Anda, hampir semua keputusan akhir mereka berputar di sekitar satu hal yang tidak terlihat di foto: kepercayaan bahwa pesanan akan datang cepat, utuh, dan sesuai. Maka operasional bukanlah urusan belakang layar yang membosankan, melainkan inti dari pengalaman yang dijual toko Anda.

Banyak penjual fokus mati-matian pada iklan dan harga, lalu lupa bahwa bagian operasional yang paling sering menentukan reputasi toko justru terjadi setelah tombol "beli" ditekan. Seberapa cepat Anda mengemas, seberapa tepat barang yang dikirim, dan seberapa hemat ongkos kirim yang Anda keluarkan, semuanya berdampak langsung pada profit dan pada skor pengiriman yang dilihat algoritma marketplace.

Kabar baiknya, pengelolaan pesanan dan pengiriman bisa dirapikan menjadi sebuah sistem yang berulang dan mudah diawasi. Pada artikel ini Anda akan mempelajari cara membangun alur proses yang efisien, memahami batas waktu kirim, memilih kurir secara cerdas, menekan biaya kemasan tanpa mengorbankan keamanan barang, serta tetap waras saat pesanan membludak di hari promo.

Mengapa Kecepatan dan Ketepatan Kirim Begitu Penting

Marketplace seperti Shopee, Tokopedia, dan Lazada menilai toko bukan hanya dari penjualan, tetapi juga dari kualitas operasional. Beberapa sinyal yang ikut menentukan peringkat dan kelayakan badge toko antara lain relevansi keyword produk, rating dan ulasan, kecepatan membalas chat, tingkat konversi, serta ketepatan dan kecepatan pengiriman. Komponen terakhir ini sering disebut sebagai skor pengiriman.

Inti dari skor pengiriman sederhana: Anda diharapkan memproses pesanan sebelum batas waktu yang dijanjikan, lalu menyerahkannya ke kurir tepat waktu. Keterlambatan kirim menurunkan performa toko. Jika ini terjadi berulang, Anda bisa kehilangan badge, terkena pembatasan, bahkan turun peringkat di pencarian. Artinya, operasional yang berantakan tidak hanya membuat pembeli kecewa, tetapi juga menggerus visibilitas yang sudah Anda bayar lewat iklan.

Pembeli jarang ingat berapa harga yang mereka bayar, tetapi hampir selalu ingat pesanan yang datang terlambat atau salah barang. Operasional yang rapi adalah bentuk pemasaran yang paling murah.

Menyusun Alur Proses Pesanan yang Efisien

Tujuan utama alur pesanan adalah menghilangkan keraguan: setiap orang di toko Anda tahu apa yang harus dilakukan, kapan, dan dalam urutan apa. Tanpa alur yang jelas, Anda akan kehilangan waktu hanya untuk memutuskan "pesanan mana dulu yang dikemas".

Berikut alur dasar yang bisa Anda terapkan setiap hari:

  1. Tarik semua pesanan baru di satu titik. Jika Anda berjualan di banyak marketplace, kumpulkan pesanan ke satu layar agar tidak ada yang terlewat.
  2. Verifikasi stok dan varian sebelum mencetak label. Pastikan warna, ukuran, dan jumlah sesuai. Tahap ini menyelamatkan Anda dari retur yang paling sering terjadi: salah varian.
  3. Cetak label dan resi secara batch, bukan satu per satu. Mencetak sekaligus jauh lebih cepat dan mengurangi risiko tertukar.
  4. Pick and pack berurutan mengikuti urutan label. Letakkan barang di area kemas dengan urutan yang sama dengan label.
  5. Scan dan input resi ke sistem agar status pesanan berubah menjadi "dikirim" tepat waktu.
  6. Serahkan ke kurir atau drop point sebelum batas pickup harian.

Tetapkan jam potong harian, misalnya semua pesanan yang masuk sebelum pukul 14.00 dikemas dan dikirim hari itu juga. Konsistensi ini membuat ekspektasi pembeli jelas dan ritme kerja Anda stabil.

Pisahkan Pesanan Reguler dan Pesanan Prioritas

Pesanan dengan layanan instan atau same day punya batas waktu jauh lebih ketat. Tandai pesanan seperti ini agar dikerjakan lebih dulu. Begitu juga pesanan yang mendekati batas waktu kirim. Memprioritaskan berdasarkan tenggat, bukan berdasarkan urutan masuk, adalah cara paling sederhana menjaga skor pengiriman tetap hijau.

Memahami Batas Waktu Kirim dan Skor Pengiriman

Setiap pesanan punya tenggat untuk diserahkan ke kurir. Jika lewat dari tenggat, marketplace menganggap pesanan terlambat diproses dan ini menurunkan skor. Tenggat ini biasanya dihitung dalam hari kerja, jadi akhir pekan dan hari libur perlu Anda perhitungkan, terutama jika kurir tidak melakukan pickup di hari tersebut.

Beberapa kebiasaan yang menjaga skor pengiriman tetap baik:

  • Aktifkan masa libur toko ketika Anda benar-benar tidak bisa memproses pesanan, daripada membiarkan pesanan menumpuk dan telat.
  • Jangan menjual stok yang sebenarnya kosong. Pesanan yang harus dibatalkan oleh penjual sama buruknya dengan keterlambatan.
  • Input resi yang valid dan benar. Resi asal-asalan membuat status pengiriman tidak terlacak dan memicu komplain.
  • Sesuaikan estimasi waktu proses di pengaturan toko dengan kemampuan nyata Anda, bukan dengan janji yang muluk.

Memilih Kurir dan Memanfaatkan Gratis Ongkir

Tidak ada satu kurir yang selalu terbaik untuk semua tujuan. JNE kuat dan luas jangkauannya, J&T dikenal cepat untuk banyak rute, SiCepat dan AnterAja kompetitif di sejumlah koridor, sementara layanan instan cocok untuk pembeli yang butuh hari itu juga. Strategi terbaik adalah membuka beberapa opsi kurir sehingga pembeli memilih yang paling sesuai untuk lokasinya.

Berikut panduan ringkas memilih kurir berdasarkan kebutuhan:

KebutuhanPertimbangan KurirCatatan
Barang ringan, jarak jauhReguler ekonomisBandingkan tarif per kota tujuan
Butuh cepat dalam kotaSame day / instanTenggat ketat, siapkan barang lebih awal
Barang besar/beratLayanan kargoLebih hemat untuk volume besar
Pembeli sensitif ongkirKurir termasuk program gratis ongkirNaikkan konversi tanpa membebani pembeli

Program gratis ongkir adalah salah satu pendorong konversi paling kuat di marketplace Indonesia. Pastikan toko Anda mengikuti program ini dan produk Anda memenuhi syaratnya, misalnya berat dan harga minimum tertentu. Banyak pembeli menyaring pencarian hanya untuk produk bergratis ongkir, jadi tidak ikut serta berarti Anda hilang dari radar sebagian besar calon pembeli, terlebih saat tanggal kembar seperti 5.5, 9.9, 11.11, dan 12.12.

Perhatikan Biaya yang Memotong Profit

Saat menghitung harga jual, jangan lupakan potongan dari marketplace. Di Shopee, misalnya, ada biaya administrasi yang besarnya bervariasi sekitar 2,5% hingga 10% tergantung kategori, ditambah biaya proses transaksi sekitar Rp1.250 per transaksi. Belum lagi biaya tambahan jika Anda mengikuti program tertentu. Margin yang terlihat sehat di atas kertas bisa menipis jika Anda lupa memasukkan komponen ini. Hitung dulu semuanya sebelum memutuskan ikut promo agresif.

Packing yang Aman Sekaligus Hemat

Packing yang buruk menghasilkan dua kerugian sekaligus: barang rusak yang berujung retur, dan kesan toko yang tidak profesional. Sebaliknya, packing yang berlebihan membuang uang dan menambah berat yang berarti ongkir lebih mahal. Tujuannya adalah keseimbangan: aman, rapi, dan seringan mungkin.

Daftar praktik packing yang efisien:

  • Sesuaikan ukuran kemasan dengan produk. Kotak terlalu besar memaksa Anda menambah pengisi dan menaikkan berat volumetrik.
  • Gunakan bubble wrap secukupnya pada titik rawan, bukan membungkus berlapis-lapis tanpa alasan.
  • Untuk barang pecah belah atau elektronik, beri lapisan pelindung dan tandai sebagai barang rawan.
  • Standarkan beberapa ukuran kemasan agar pembelian bahan packing lebih hemat dan proses kemas lebih cepat.
  • Tempel label dengan rapi dan pastikan barcode resi tidak terlipat atau tertutup selotip yang memantul.

Kemasan juga merupakan kesempatan membangun kesan. Selipkan kartu ucapan terima kasih kecil atau ajakan memberi ulasan. Sentuhan sederhana ini sering kali mengubah pembeli sekali jadi pelanggan tetap, dan ulasan positif yang dihasilkan akan menaikkan peringkat produk Anda.

Mengelola Lonjakan Pesanan Saat Promo

Tanggal kembar dan kampanye besar bisa melipatgandakan jumlah pesanan dalam semalam. Tanpa persiapan, lonjakan ini berubah menjadi mimpi buruk: pesanan telat, salah kirim, dan ulasan buruk yang merusak momentum.

Persiapkan hal-hal berikut sebelum hari H:

  1. Cek dan kunci stok untuk produk yang akan didorong. Pastikan angka stok di sistem benar agar tidak terjadi oversell.
  2. Siapkan stok bahan packing dalam jumlah lebih banyak dari biasanya.
  3. Atur jadwal tim dan jam pickup tambahan dengan kurir bila memungkinkan.
  4. Siapkan template balasan chat untuk pertanyaan yang berulang agar kecepatan respons tetap terjaga.
  5. Pantau pesanan mendekati tenggat secara berkala, bukan hanya di akhir hari.

Di sinilah alat bantu seperti Gurita Market terasa manfaatnya. Dengan mengumpulkan pesanan dari beberapa marketplace ke satu dashboard, Anda bisa memantau stok dan tenggat kirim tanpa berpindah-pindah aplikasi, sehingga lebih kecil kemungkinan ada pesanan yang lolos dari perhatian saat sedang sibuk-sibuknya.

Menekan Retur Akibat Kesalahan Kirim

Retur yang paling menyakitkan adalah yang sebenarnya bisa dicegah: salah varian, salah alamat, atau barang kurang. Selain biaya pengiriman ganda, retur jenis ini menurunkan kepercayaan pembeli dan bisa berujung ulasan negatif.

Beberapa cara menekan kesalahan kirim:

  • Lakukan verifikasi ganda untuk pesanan multi-item. Cek daftar isi terhadap label sebelum kotak ditutup.
  • Gunakan kode atau penamaan varian yang konsisten agar tidak tertukar saat picking.
  • Foto kondisi barang dan kemasan sebelum dikirim, terutama untuk produk bernilai tinggi, sebagai bukti bila ada sengketa.
  • Pisahkan area barang siap kirim dari barang yang masih diproses agar tidak tercampur.

Lacak juga alasan retur yang masuk. Jika satu produk sering diretur karena ukuran tidak sesuai, mungkin masalahnya bukan operasional, melainkan deskripsi dan tabel ukuran yang kurang jelas. Data retur adalah umpan balik gratis untuk memperbaiki listing.

Menghitung Ongkir agar Tidak Diam-Diam Memakan Profit

Ongkir adalah komponen biaya yang sering disepelekan padahal diam-diam menggerus margin, terutama jika Anda menawarkan harga jual yang sudah termasuk ongkos kirim atau menanggung sebagian biaya gratis ongkir. Memahami cara kurir menghitung tarif membuat Anda bisa menekan biaya tanpa merugikan pembeli.

Dua hal utama yang menentukan tarif adalah berat aktual dan berat volumetrik. Berat volumetrik dihitung dari dimensi paket, sehingga kotak besar berisi barang ringan tetap mahal karena memakan ruang. Inilah alasan kemasan yang pas ukuran sangat penting. Beberapa langkah praktis menekan ongkir:

  • Timbang dan ukur produk Anda secara akurat, lalu masukkan data yang benar ke listing. Berat yang dilebih-lebihkan membuat ongkir mahal dan menurunkan konversi.
  • Bandingkan tarif beberapa kurir per kota tujuan, karena kurir yang murah untuk Jawa belum tentu murah untuk luar Jawa.
  • Pakai kemasan ringan untuk produk yang tidak rapuh agar berat aktual tidak melonjak.
  • Manfaatkan layanan kargo untuk barang besar atau berat, karena tarifnya jauh lebih ekonomis dibanding reguler.

Saat mengikuti program gratis ongkir, pahami siapa yang menanggung selisihnya. Sebagian ditanggung platform, sebagian bisa menjadi beban Anda. Hitung skenario ini sebelum menentukan harga, agar konversi yang naik tidak justru membuat setiap penjualan tipis atau merugi.

Berat Aktual vs Berat Volumetrik

Untuk membuat perbedaan ini lebih jelas, perhatikan ilustrasi sederhana berikut. Dua paket bisa punya berat timbangan berbeda jauh, tetapi ditagih dengan logika yang sama oleh kurir.

Jenis BarangBerat AktualCatatan Tarif
Aksesori kecil padatRinganTarif mengikuti berat aktual, ekonomis
Bantal atau bonekaRingan tapi besarTarif mengikuti berat volumetrik, lebih mahal
Peralatan logamBerat dan kecilTarif mengikuti berat aktual yang tinggi

Dengan memahami pola ini, Anda bisa memilih kemasan dan kurir yang paling sesuai, sehingga ongkir yang ditampilkan ke pembeli terlihat wajar dan tidak menakut-nakuti mereka di tahap akhir checkout.

Memantau Performa Pengiriman secara Rutin

Operasional yang baik tidak berhenti pada mengirim tepat waktu hari ini; Anda perlu tahu apakah performa Anda membaik atau memburuk dari waktu ke waktu. Marketplace umumnya menyediakan metrik pengiriman di pusat penilaian penjual. Biasakan meninjaunya secara rutin.

Beberapa indikator yang layak Anda pantau:

  • Persentase pesanan dikirim tepat waktu. Ini inti dari skor pengiriman dan paling memengaruhi performa toko.
  • Rata-rata waktu pemrosesan dari pesanan dibayar hingga diserahkan ke kurir.
  • Tingkat pembatalan oleh penjual, yang sering disebabkan stok kosong atau salah harga.
  • Tingkat retur dan alasannya, untuk memisahkan masalah operasional dari masalah listing.

Jika Anda berjualan di beberapa marketplace, mengumpulkan metrik ini di satu tempat menghemat banyak waktu. Dashboard terpusat seperti Gurita Market memungkinkan Anda melihat pesanan dan status pengiriman lintas platform tanpa berpindah aplikasi, sehingga penurunan performa cepat terdeteksi sebelum menjadi masalah serius.

Kesimpulan

Pengelolaan pesanan dan pengiriman yang baik bukan soal bekerja lebih keras, melainkan bekerja dengan sistem. Alur proses yang jelas, kesadaran terhadap batas waktu kirim, pilihan kurir yang cerdas, pemanfaatan gratis ongkir, packing yang seimbang, kesiapan menghadapi lonjakan promo, dan disiplin menekan kesalahan kirim akan bersama-sama menjaga skor pengiriman Anda tetap sehat sekaligus melindungi profit.

Jika Anda berjualan di banyak marketplace sekaligus dan mulai kewalahan memantau pesanan satu per satu, pertimbangkan menyatukan operasional Anda dalam satu dashboard seperti Gurita Market. Dengan visibilitas penuh atas pesanan, stok, dan tenggat kirim, Anda bisa memproses lebih cepat, lebih hemat, dan dengan lebih sedikit kesalahan.

#Pengiriman #Ongkir #Operasional

Kelola semua toko dari satu dashboard

Gurita Market bantu Anda atur produk, stok, chat, dan promosi di Shopee, Tokopedia, Lazada & Blibli sekaligus.

Coba Gratis Sekarang

Artikel terkait